Cherreads

Chapter 441 - Immortal Mutant Hero

Langit di atas pantai H2700 perlahan kembali sunyi.

Pesawat transport X.A.R.A melesat menjauh, meninggalkan jejak cahaya tipis di udara sebelum akhirnya menghilang di balik awan.

Pantai kembali kosong.

Hanya suara ombak yang terdengar.

Namun—

Di kejauhan, di atas tebing batu yang menghadap laut…

Seseorang berdiri diam sejak tadi.

Jubah hitam panjangnya berkibar pelan tertiup angin laut.

Matanya mengikuti arah pesawat yang baru saja pergi: Deathrays.

Deathrays tersenyum tipis.

"Jadi itu kekuatannya…"

Suaranya pelan, hampir tenggelam oleh suara ombak.

Ia mengangkat tangannya sedikit, energi gelap samar berputar di sekitar jarinya sebelum kembali menghilang.

"Storm Realms."

Matanya menyipit sedikit.

"Tuan Franskeinsteins tidak salah menunjuk kau orangnya."

Deathrays menoleh ke arah langit tempat pesawat X.A.R.A menghilang.

"Pesawat itu sepertinya menuju Markas X.A.R.A…"

Ia mengetahui tempat itu.

Salah satu pusat penelitian terbesar milik Praksglobal World di bawah naungan Aksrega United.

Tempat yang penuh teknologi, ilmuwan, dan pengawasan ketat.

Namun Deathrays tidak terlihat tertarik menyerangnya.

Ia justru tampak berpikir.

Beberapa detik berlalu.

Lalu ia tertawa kecil.

"Tidak…"

"Aku tidak akan menyerang sekarang."

Matanya kembali memandang ke arah langit.

"Aku ingin melihat kekuatannya lebih jauh."

Angin laut berhembus lebih kencang.

Jubah hitamnya berkibar seperti bayangan yang hidup.

Deathrays melangkah satu langkah ke depan di tepi tebing.

Tatapannya tajam.

"Aku akan menunggu."

"Waktu yang tepat untuk menyerangmu."

Bukan saat Storm dikelilingi sekutunya.

Bukan saat markas penuh perlindungan.

Namun saat dimana duel mereka tidak akan diganggu siapa pun.

Energi gelap terbentuk seperti retakan kecil di udara.

Portal bayangan perlahan terbuka.

"Saat itu tiba…"

Senyumnya menjadi lebih tipis.

"Kita akan bertarung, Storm Realms."

Beberapa detik kemudian—

Tubuh Deathrays menghilang ke dalam portal gelap itu.

More Chapters