Cherreads

Chapter 597 - Para Tamu Mulai Datang

Malam di istana Urco Tastarius masih dipenuhi cahaya bintang. Oreons, Yllarxa, dan Rangers berdiri di balkon sambil membicarakan situasi galaksi.

Tiba-tiba — suara langkah tergesa terdengar dari lorong istana.

*TAP! TAP! TAP! *

Seorang pelayan lain berlari cepat menuju balkon. Napasnya terlihat sedikit tidak teratur. Ia langsung membungkuk hormat. "Yang Mulia!"

Oreons menoleh tenang. "Ada apa?"

Pelayan itu segera menjawab. "Peserta undangan rapat galaksi mulai berdatangan."

Yllarxa sedikit menyipitkan matanya. "Sudah mulai tiba?"

Pelayan itu mengangguk cepat. "Meskipun baru beberapa kelompok yang datang lebih awal."

Suasana balkon perlahan berubah lebih serius. Semua orang tahu — para pemimpin kelompok besar galaksi bukanlah sosok yang mudah disatukan. Banyak di antara mereka saling bermusuhan. Sebagian bahkan hampir memulai perang terbuka di masa lalu.

---

Oreons kemudian menoleh pada Rangers. "Rangers."

Pria berjubah armor emas itu langsung berdiri tegak.

"Urus para tamu. Pastikan mereka tidak membuat kekacauan di wilayah kekaisaran."

Rangers langsung memahami maksud itu. Karena sedikit saja kesalahan — rapat galaksi bisa berubah menjadi medan pertarungan.

"Dimengerti, Yang Mulia."

Rangers memberi hormat sebelum mengikuti pelayan tersebut keluar dari balkon istana.

---

Kini hanya tersisa Oreons dan Yllarxa. Angin malam kembali berhembus pelan. Namun suasana damai sebelumnya mulai terasa jauh lebih berat.

Oreons menatap langit sesaat sebelum akhirnya berbicara pelan. "…Ikutlah denganku."

Yllarxa mengangguk kecil.

Oreons kemudian mengajaknya berjalan menuju bagian istana lain yang lebih tenang dan aman dari keramaian. Karena sebelum semuanya berubah menjadi perang — ia ingin menikmati sedikit ketenangan bersama Yllarxa.

Tatapan Oreons perlahan berubah dalam. Galaksi mulai bergerak menuju kekacauan. Pemberontakan. Kelompok-kelompok besar. Dan berbagai ancaman baru mulai bermunculan.

Namun di antara semuanya — nama yang paling mengganggu pikirannya tetaplah satu. Tyrannons. Putranya sendiri.

Oreons memejamkan matanya sejenak. Meski Tyrannons adalah darah dagingnya — ia tetap tidak akan membiarkan pemberontakan itu hidup.

Bagi nya — siapa pun yang mencoba menjatuhkan kekaisaran… harus dihentikan.

More Chapters