Di sekitar Antares — ledakan demi ledakan terus menghantam tubuh Scorpios. Armada Orion menyerang tanpa henti dari berbagai arah. Kemarahan Zodiac Air itu akhirnya mencapai batasnya.
Mata biru Scorpios menyala terang. Aura air kosmik mulai mengguncang seluruh sistem bintang Antares.
"…Cukup." Suaranya menggema sangat besar hingga kapal-kapal Orion bergetar hebat.
Tubuh transparannya mulai membesar. Semakin besar. Dan terus membesar.
Para prajurit Orion langsung membelalak ngeri. "…Apa-apaan itu…"
Dalam beberapa detik saja — ukuran Scorpios berubah menjadi monster raksasa seukuran bintang kecil. Tubuhnya bahkan mulai menutupi cahaya Antares. Capit raksasanya terasa seperti mampu menghancurkan planet hanya dengan satu hantaman.
---
Astralon langsung panik total. "Mustahil…" Tatapannya gemetar melihat ukuran Zodiac tersebut. Dengan ukuran seperti itu — mustahil bagi armada Orion untuk melukainya. Bahkan kapal utama Orion terlihat seperti debu di depan Scorpios sekarang.
Scorpios menggeram marah. "…Aku akan menghancurkan kalian semua."
Gelombang energi biru langsung menyebar dari tubuhnya. Beberapa asteroid di sekitar Antares langsung hancur menjadi debu kosmik.
---
Di tengah situasi itu — dari dalam Ginga Stars —
Storm justru tertawa keras. "Hahahaha!"
Arabels menoleh kaget. "Kamu malah tertawa?!"
Storm menatap Scorpios dengan penuh semangat. "…Jadi kau bisa sebesar itu."
Tatapannya perlahan berubah serius. "Kalau begitu…" Ia mengangkat tangannya. Aura besar mulai keluar dari tubuhnya. Energi biru keperakan mengalir ke seluruh sistem Ginga Stars.
Proxi langsung panik melihat data energi meningkat drastis. "Peringatan! Output energi melebihi batas normal!"
Namun Storm tidak peduli. "…Ayo kita coba."
---
*WHOOOOOOOMMMM!! *
Cahaya besar menyelimuti Ginga Stars. Tubuh Mecha raksasa itu mulai membesar perlahan. Semakin besar. Dan terus bertambah besar.
Meski ukurannya masih belum mencapai sebesar Scorpios — namun kini Ginga Stars sudah cukup besar untuk menghadapi Zodiac tersebut secara langsung.
Arabels membelalak melihat layar luar. "Kamu membesarkan Mecha ini…"
---
Di luar sana —
Dua raksasa kini saling berhadapan di dekat Antares.
Scorpios. Dan Ginga Stars.
Astralon yang melihat situasi itu langsung pucat. Medan perang sudah berubah menjadi pertarungan monster sesungguhnya. Ia segera mengangkat tangannya.
"Seluruh armada Orion! MENJAUH DARI MEDAN PERANG!"
Kapal-kapal Orion langsung bergerak mundur panik. Mereka sadar — di depan dua raksasa itu — armada mereka sekarang hanyalah semut kecil yang bisa hancur kapan saja.
