Cherreads

Chapter 643 - Kedatangan Armada Ursa

Di medan perang Ursa Major — duel antara Pegasus dan Jenderal Thraxor semakin mengguncang luar angkasa. Kilatan cahaya perak terus berpindah di berbagai arah.

*WHOOOSSHH!! *

Pegasus muncul di belakang Thraxor. Lalu menghilang lagi sebelum pedang besar jenderal itu sempat mengenainya. Teleportasi cepat Pegasus membuat ruang di sekitar mereka dipenuhi bayangan cahaya.

*CLAAANGG!! *

Tombak perak kembali menghantam armor Thraxor. Jenderal kekaisaran itu terdorong beberapa meter. Tatapannya mulai berubah kesal. "…Merepotkan."

Pegasus terlalu cepat. Selain kuat — ksatria suci itu mampu berpindah tempat secepat kilat. Setiap kali Thraxor menyerang — Pegasus sudah lebih dulu menghilang.

Thraxor mengayunkan pedang besarnya sekali lagi. Namun yang terkena hanya sisa cahaya teleportasi. Pegasus kembali muncul jauh di atasnya sambil tersenyum kecil. "Jenderal kekaisaran mulai kelelahan?" Aura perak menyelimuti tombaknya.

Sedangkan Thraxor mulai menarik napas berat kecil. Sudah lama ia tidak menghadapi lawan setingkat ini.

---

Namun baru beberapa detik suasana sedikit tenang — radar seluruh armada mendadak berbunyi.

*BEEP! BEEP! BEEP! *

Semua orang langsung menoleh.

Dari kejauhan — puluhan kapal perang mulai bermunculan di ruang angkasa. Lalu jumlahnya semakin banyak. Dan semakin banyak lagi. Hingga akhirnya membentuk armada besar.

Itu adalah — armada gabungan Ursa Major dan Ursa Minor.

Di kapal utama — Arcas Ursa berdiri tegak dengan aura kuat menyelimuti tubuhnya. Tatapannya langsung mengarah ke medan perang. Di belakangnya — Zero berdiri dengan armor emas hitam miliknya. Sedangkan Napstylea tampak santai sambil memperhatikan duel Pegasus dan Thraxor.

Para prajurit Ursa mulai bersiap di posisi masing-masing. Kedatangan mereka langsung mengubah suasana perang.

---

Di sisi pemberontak — Tyrannons perlahan menyeringai puas. Tatapannya dipenuhi semangat. Karena bantuan bagi pihak pemberontak — terus bertambah sedikit demi sedikit.

Kini — kekaisaran tidak lagi menghadapi pemberontak biasa. Melainkan kekuatan gabungan dari berbagai konstelasi yang mulai berani melawan.

More Chapters