Cherreads

Chapter 810 - Kecurigaan Zavgath

Arena Pertarungan Kekaisaran masih diselimuti keheningan. Para peserta tidak berani bergerak. Para perwira yang sebelumnya mencoba menghentikan penyusup telah tumbang di berbagai sudut arena.

Di tengah kehancuran itu... Overlord tetap berdiri dengan tenang. Pedang berkaratnya masih tergenggam di tangan kanan. Tatapannya tersembunyi di balik topeng hitam yang tidak memperlihatkan sedikit pun ekspresi.

Tak jauh dari arena... Seorang pria melangkah maju. Jubah panjangnya berkibar pelan. Tatapannya tajam mengarah kepada Overlord. Zavgath. Pemimpin Monster Hunter sekaligus wasit yang menggantikan Rangers untuk memimpin jalannya turnamen.

Sejak kemunculan Overlord... Zavgath tidak pernah melepaskan pandangannya. Semakin lama ia memperhatikan, semakin kuat firasat yang muncul di benaknya. "...Aku sepertinya pernah melihatmu," gumamnya pelan.

Overlord tidak menjawab. Zavgath kemudian mengangkat tangannya dan menunjuk lurus ke arah pria bertopeng itu. "Kau... Lord Rylos."

Ucapan itu langsung membuat suasana arena semakin tegang. Beberapa bangsawan saling berpandangan. Lord Rylos. Pemimpin kelompok Black Pirates yang terkenal di seluruh galaksi. Musuh bebuyutan Zavgath. Yang lebih mencurigakan lagi... Sejak keributan dimulai, Lord Rylos memang tidak terlihat lagi di tribun penonton.

Zavgath semakin yakin. "Kau menggunakan topeng. Kau menghilang dari kursi penonton. Dan sekarang muncul membuat kekacauan. Jangan berpura-pura."

Overlord akhirnya mengangkat kepalanya. Suara beratnya terdengar tenang. "Kau salah orang. Aku bukan Lord Rylos."

Zavgath mendengus pelan. "Masih ingin menyangkal rupanya?"

Tanpa berkata apa-apa... Overlord mengangkat tangan kirinya. Di punggung tangannya terlihat sebuah pola aneh berwarna hitam keperakan. Pola itu bercahaya sesaat. "Lihat baik-baik. Ini adalah tanda milikku. Lord Rylos tidak memiliki lambang seperti ini."

Zavgath memperhatikannya dengan saksama. Ia memang belum pernah melihat simbol tersebut. Namun... Entah mengapa, firasatnya tetap mengatakan bahwa pria di hadapannya memiliki sesuatu yang sangat mirip dengan Lord Rylos. Mulai dari cara berdiri. Cara berbicara. Hingga aura misterius yang dipancarkannya. "...Hmph. Aku masih belum percaya," kata Zavgath. "Tapi... Aku juga tidak memiliki bukti."

Overlord hanya tertawa pelan. "Terserah apa yang ingin kau pikirkan. Bukan urusanku."

---

Keheningan kembali menyelimuti arena. Zavgath perlahan mencabut senjatanya. Tatapannya berubah semakin serius. "Siapa pun dirimu... Sudah cukup. Kau telah mengacaukan arena pertarungan Kekaisaran. Aku adalah wasit yang ditunjuk menggantikan Rangers. Selama aku masih berdiri di sini... aku tidak akan membiarkan siapa pun membuat kekacauan."

Overlord memutar perlahan pedang berkarat di tangannya. "Begitukah? Nampaknya... Akhirnya ada seseorang yang layak berdiri di hadapanku."

Aura keduanya perlahan mulai meningkat. Udara di sekitar arena terasa semakin berat. Para penonton tanpa sadar mundur beberapa langkah. Mereka mengetahui satu hal. Pertarungan berikutnya... Tidak lagi melibatkan peserta turnamen. Melainkan dua sosok kuat yang siap menentukan siapa penguasa arena Kekaisaran hari itu.

More Chapters