Cherreads

Chapter 856 - Aura yang Dicari Maxtis

Dari kejauhan... Maxtis tiba-tiba menghentikan langkahnya. Untuk beberapa saat, dia hanya diam. Tatapannya terpaku pada Storm. Aura Xyrares Vonalys dalam True Cataclysm Form masih terasa di seluruh Gamma Draconis. Meski muncul hanya sesaat... Tekanannya cukup untuk mengguncang galaksi.

Maxtis perlahan menyeringai. "Jadi... Ini orangnya." Selama ini Maxtis mencari sosok yang mampu menghasilkan kekuatan luar biasa. Seseorang yang mampu mengguncang galaksi hanya dengan keberadaannya. Dan sekarang... Orang itu berdiri tepat di hadapannya. Storm.

Maxtis menggenggam kedua pedangnya. Namun kali ini dia tidak berniat menyerang. Sebaliknya, sebuah pemikiran muncul di kepalanya. "Kalau dia dibawa ke Urco Tastarius... Kaisar Oreons pasti akan tertarik." Maxtis bahkan membayangkan kemungkinan yang lebih besar. Storm bisa menjadi bagian dari Kekaisaran Galaksi. Dengan kekuatan sebesar itu, dia dapat menjadi salah satu kekuatan terbesar kekaisaran. Maxtis tertawa kecil. "Oreons pasti menyetujuinya."

Namun tawanya perlahan berhenti. Pandangan Maxtis beralih ke belakang Storm. Di sana... Arabels dan Napstylea masih berada di belakangnya. Storm berdiri tepat di depan mereka. Bukan sebagai prajurit kekaisaran. Bukan sebagai pelindung wilayah kekaisaran. Dia berdiri di sana hanya untuk melindungi mereka.

Maxtis terdiam. Ia memperhatikan bagaimana Storm mempertaruhkan dirinya demi keselamatan dua orang tersebut. Tatapan Storm bahkan tidak sedikit pun tertuju pada armada kekaisaran. Maxtis akhirnya memahami sesuatu. "Jadi begitu..." Ia menyilangkan kedua pedangnya. "Aku salah menilaimu."

Maxtis sebelumnya mengira seseorang dengan kekuatan sebesar Storm pasti akan tertarik pada kekuasaan. Tapi Storm tidak menunjukkan ketertarikan terhadap kekaisaran. Yang dia lindungi justru orang-orang yang berada di belakangnya.

Maxtis menatap Storm dengan ekspresi yang sulit dibaca. "Kalau begitu... membawamu ke Urco Tastarius tidak akan semudah yang kupikirkan." Maxtis merasa ragu terhadap rencananya sendiri. Bukan karena dia meragukan kekuatan Storm. Justru sebaliknya. Kekuatan Storm terlalu besar untuk dipaksa.

Maxtis kembali menatap Xyrares Vonalys. "Kalau kau bergabung dengan kekaisaran... kau bisa mengguncang seluruh galaksi bersamaku dan para Jenderal Utama lainnya." Maxtis kemudian menggeleng. "Tapi kau tidak terlihat seperti orang yang ingin melakukan itu."

Di kejauhan... Storm masih berdiri di depan Arabels dan Napstylea. Dua tombak api kosmik berada di kedua tangannya. Tatapannya hanya tertuju pada Dargon.

Maxtis akhirnya tersenyum tipis. "Hahaha. Mungkin justru karena itulah... aku semakin ingin tahu siapa sebenarnya dirimu."

Bersambung.

More Chapters