Cherreads

Chapter 1 - Chapter 1

Di dalam sebuah kereta yang cukup padat oleh penumpang,

seorang gadis berkacamata duduk dengan santai sambil membaca novel yang dibawanya. Ia tidak memedulikan keadaan di sekitarnya, sepenuhnya tenggelam dalam halaman buku yang sedang ia baca.

Novel itu berjudul Hunting vampires.

Sebuah kisah tentang tentara bayaran yang berjuang dalam memusnahkan semua vampir. Cerita tersebut dianggap klise oleh banyak orang, namun Sofia tetap menikmatinya. Ia bahkan setia menunggu terbitnya volume terbaru dari novel itu.

Kereta perlahan berhenti, menandakan bahwa stasiun tujuan telah tiba.

Sofia memilih menunggu hingga penumpang lain turun lebih dulu agar tidak berdesakan.

Ia masih melanjutkan membaca novelnya dengan tenang, tanpa rasa terburu-buru sedikit pun.

Tiba-tiba, sebuah suara berat terdengar jelas di telinganya.

"Kau akan masuk ke dalam novel."

Sofia menoleh dan melihat sekeliling. Namun, tidak ada seorang pun di sana. Semua penumpang telah menghilang entah ke mana, bahkan penjaga kereta pun tak terlihat.

"Kau akan memerankan tokoh Viola."

Suara misterius itu terdengar untuk terakhir kalinya.

Sofia tak sempat bertanya, apalagi memprotes. Kesadarannya seketika terasa ditarik menjauh—

lalu gelap.

Ketika kesadarannya kembali, Sofia menyadari sesuatu.

Ia kini berada di dalam tubuh Viola—anti hero dalam novel yang baru saja ia baca.

Sofia sekarang tersadar sepenuhnya.

Saat ini ia berdiri di samping seorang pria tinggi dengan jas hitam rapi dan rambutnya disisir rapi ke belakang.

Penampilan pria itu sangat cocok dengan deskripsi karakter bernama Jota—partner Viola. Dalam novel, Jota digambarkan sebagai pria perokok dan memiliki wajah yang tampan.

Jota menoleh ke arahnya.

"Kenapa kamu melamun?" tanyanya santai.

Sofia berpikir keras. Ia harus menjawab sebagai Viola—sosok yang dikenal dengan sifatnya yang liar dan keras kepala.

Akhirnya, ia memutuskan untuk berakting sebagai Viola.

"Tak apa-apa," jawab Sofia dengan nada cuek, menirukan sikap Viola.

Jota tidak menanggapi. Ia hanya kembali memalingkan wajahnya ke arah lain.

Meski sifat aslinya sangat bertolak belakang dengan Viola, Sofia berhasil memerankan karakter itu dengan cukup baik—tanpa menimbulkan kecurigaan dari Jota.

More Chapters