Cherreads

Class of Magical Children

DaoistyXGtfX
7
chs / week
The average realized release rate over the past 30 days is 7 chs / week.
--
NOT RATINGS
244
Views
VIEW MORE

Chapter 1 - Chapter 1-Anak Biasa di Dunia yang Tidak Biasa

Cahaya matahari sore menembus celah dedaunan, jatuh perlahan ke atas hamparan rumput yang tenang.

Di bawah sebuah pohon besar, seorang remaja laki-laki duduk sendirian.

Namanya Arka Elvian.

Di tangannya, sebuah buku terbuka. Bukan buku biasa—halamannya dipenuhi simbol-simbol aneh yang bahkan tidak diajarkan di Akademi Arcanum.

Arka menulis.

Pelan. Fokus. Seolah setiap kata yang ia goreskan memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar tulisan.

Arka menulis.

Pelan. Fokus. Seolah setiap kata yang ia goreskan memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar tulisan.

Di dunia ini, sihir adalah segalanya.

Dan di Akademi Arcanum, setiap murid memiliki kekuatan mereka sendiri. Ada yang mengendalikan api, ada yang menguasai angin, bahkan ada yang mampu memanipulasi ruang.

Tapi Arka… berbeda.

Ia tidak memiliki elemen.

Tidak memiliki bakat yang terlihat.

Dan yang paling menyedihkan—

Arcana Core miliknya hampir tidak terdeteksi.

Arcana Core miliknya hampir tidak terdeteksi.

"Anak gagal."

Itulah sebutan yang melekat padanya.

"Masih di sini juga, Arka?"

Suara itu memecah keheningan.

Arka tidak menoleh. Ia sudah tahu siapa yang datang.

"Kalau terus duduk di sini, kamu bakal tertinggal lagi," lanjut suara itu dengan nada merendahkan.

Seorang siswa berdiri beberapa langkah di belakangnya.

Seragamnya rapi,aura sihirnya terasa kuat.

Razen.

Salah satu murid Elite Mage di akademi.

"Aku tidak tertarik," jawab Arka singkat.

Razen tertawa kecil.

"Tidak tertarik… atau tidak mampu?"

Hening sejenak.

Arka berhenti menulis, lalu menutup bukunya perlahan.

"Aku hanya tidak ingin membuang waktu."

Jawaban itu sederhana, tapi entah kenapa membuat ekspresi Razen sedikit berubah.

"Kalau begitu, buktikan saja di arena," katanya.

"Besok ada ujian duel."

Atau kamu takut?"

Arka berdiri.

Matanya tenang. Terlalu tenang untuk seseorang yang disebut lemah.

"Aku akan datang."

Razen tersenyum tipis, lalu pergi meninggalkannya.

Suasana kembali sunyi.

Arka membuka bukunya lagi.

Halaman terakhir.

Tulisan yang baru saja ia buat masih bersinar samar.

Ia membaca pelan.

"Jika aku menginginkan kekuatan… maka dunia harus menjawab."

Angin berhenti.

Daun-daun tidak bergerak.

Waktu seakan terdiam.

Dan untuk pertama kalinya—

Sesuatu di dalam tubuh Arka berdenyut.

Arcana Core-nya… merespons.

Bukan seperti sihir biasa.

Lebih dalam.

Lebih asing.

Lebih… menakutkan.

Tinta di halaman itu perlahan menghilang.

Seolah-olah—

telah menjadi kenyataan.

Arka menatap tangannya.

"…Menarik."

Dan tanpa ia sadari—

Langit di atasnya retak.

Sangat tipis.

Hampir tak terlihat.

END – CHAPTER 1