Cherreads

Chapter 447 - Mengosongkan Lorong

Lorong utama markas X.A.R.A masih dipenuhi keramaian.

Puluhan wartawan berdiri berdesakan, kamera dan mikrofon terangkat tinggi sambil terus mencoba mendapatkan jawaban dari Arabels.

"Apakah Storm benar-benar tinggal di markas ini?"

"Apakah dia bagian dari X.A.R.A sekarang?"

"Apakah dia akan muncul hari ini?"

Arabels terlihat semakin kewalahan.

Ia berusaha menjawab dengan sopan, namun pertanyaan terus berdatangan tanpa henti.

Di belakangnya, Zero, Lira, dan Jester hanya bisa melihat situasi itu dengan ekspresi berbeda.

Zero menyilangkan tangan sambil menghela napas.

"Ini semakin parah."

Lira mengangguk kecil.

"Jumlah wartawan terus bertambah."

Jester malah tersenyum santai.

"Popularitas Storm benar-benar seperti badai."

Tiba-tiba—

Suara langkah kaki terdengar dari ujung lorong.

Semua orang menoleh.

Napstylea berjalan mendekat dengan langkah tenang.

Begitu melihatnya, Arabels langsung terlihat lega.

"Napstylea…"

Napstylea berhenti di dekat mereka.

Ia melihat kerumunan wartawan yang masih sibuk mengajukan pertanyaan.

Lalu ia berbicara singkat.

"Aryes mengadakan rapat malam ini."

Zero langsung menoleh.

"Apa? Rapat?"

Napstylea mengangguk.

"Di aula markas."

Ia melanjutkan dengan tenang.

"Tuan Storm, Arabels, dan kalian semua harus hadir."

Jester tersenyum kecil.

"Kalau Aryes yang memanggil, berarti ini rapat penting."

Lira juga mengangguk.

"Kita sebaiknya bersiap."

Arabels akhirnya bisa bernapas lebih lega.

"Baik, aku akan datang nanti."

Namun—

Masalah masih ada.

Para wartawan itu belum pergi.

Beberapa dari mereka bahkan mencoba mendekat lagi.

"Nona Napstylea! Apakah Storm ada di markas ini?"

"Bisakah kami mewawancarainya?"

"Apakah rapat ini berkaitan dengan Storm?"

Napstylea menatap mereka semua dengan tenang.

Ia tidak berkata apa-apa selama beberapa detik.

Kemudian—

Udara di lorong berubah.

Tekanan yang tidak terlihat mulai menyebar.

Bukan serangan.

Bukan ancaman langsung.

Namun cukup kuat untuk membuat semua orang merasakannya: Aura Armor Silver.

Para wartawan langsung terdiam.

Sebagian dari mereka merasakan tubuh mereka sedikit berat, seolah berdiri terlalu dekat dengan sesuatu yang sangat kuat.

Napstylea akhirnya berbicara.

Suaranya tetap tenang.

"Markas ini bukan tempat untuk kerumunan seperti kalian."

Ia tidak mengangkat tangan.

Tidak memanggil armor sepenuhnya.

Namun tekanan energinya sudah cukup terasa.

"Silakan kembali."

Para wartawan saling memandang.

Tidak ada yang berani membantah.

Beberapa mulai mundur perlahan.

Yang lain mengikuti.

Dalam beberapa menit—

Lorong yang tadi penuh keramaian mulai kosong.

Para wartawan memilih mundur tanpa perlawanan.

Jester tertawa kecil melihat pemandangan itu.

"Cara yang sangat efektif."

Zero mengangguk sedikit.

"Terpenting tanpa keributan."

Lira juga terlihat lega.

"Setidaknya sekarang lorongnya tenang."

Napstylea menoleh ke arah mereka.

"Bersiaplah."

Ia mengingatkan sekali lagi.

"Malam ini kita harus menghadiri rapat Aryes."

Semua mengangguk.

More Chapters