Cherreads

Chapter 555 - Memaksa Diri Berdiri

Di atas pecahan asteroid — Napstylea masih berlutut. Armornya berkedip lemah. Namun matanya tetap menatap medan pertempuran.

Layar di helmnya menampilkan satu hal — Violys dalam bahaya. Beberapa sinyal musuh mulai mengerumuninya di dalam kapal armada.

Napstylea menggertakkan gigi. "…Kalau dia gagal…" Maka seluruh rencana — akan runtuh.

Ia menoleh ke arah Jester yang masih terduduk lelah di atas komet kecil.

"…Jester."

Jester mengangkat kepalanya pelan. "…Hah…?"

"Pergi bantu Violys."

Jester sedikit terdiam. "…Dan kau?"

Napstylea perlahan berdiri. Meski tubuhnya gemetar. "…Aku tahan dia."

Sistem armornya langsung bereaksi. "Peringatan. Tubuh pengguna mencapai batas."

Napstylea mengabaikannya. "…Tidak ada pilihan lain."

Hening sesaat. Lalu — Jester tersenyum kecil. "…Kau benar-benar keras kepala."

Napstylea tidak menjawab. Tatapannya hanya tertuju pada Gyroll — yang masih berdiri tenang di kejauhan.

---

Jester akhirnya berdiri. Kartu-kartu Arkana kembali muncul di sekelilingnya. Meski tidak sebanyak sebelumnya.

"…Baiklah." Ia memutar satu kartu di jarinya. "…Aku pergi buat keributan."

*WHOOSH!! *

Jester melesat ke angkasa. Langsung menuju salah satu kapal armada — tempat Violys berada.

---

Di dalam kapal —

Violys masih bertarung di lorong sempit. Jumlah perompak semakin banyak.

"Jangan biarkan dia masuk ke ruang kontrol!"

Violys menahan serangan lain. Napasnya mulai berat. Namun tiba-tiba —

*BOOOOMMMM!! *

Seluruh kapal bergetar hebat. Para perompak terkejut. "…Apa sekarang?!"

Ledakan lain menghantam bagian luar kapal. Alarm mulai berbunyi.

---

Di luar —

Jester tertawa sambil melempar kartu-kartu energi. "Perhatian semuanya~!"

*BOOM!! *

Satu bagian kapal meledak kecil. "Kalau mau bertarung…" Senyumnya melebar. "…lawan aku!"

Para perompak langsung panik. Beberapa buru-buru berlari keluar. "Dia menyerang kapal! Cepat hentikan dia!"

Lorong tempat Violys berada mulai sepi.

Violys terdiam sesaat. Lalu menyadari sesuatu. "…Jester…"

Kesempatan terbuka. Tanpa membuang waktu — Violys langsung berlari menuju ruang kontrol.

---

Sementara di luar —

Napstylea perlahan melangkah maju. Menghadap — Gyroll Vergris.

Meski tubuhnya hampir mencapai batas — ia tetap berdiri.

Sekarang — tidak ada lagi yang bisa menahan waktu selain dirinya.

More Chapters