Cherreads

Chapter 697 - Tujuan Baru

Ruang rapat galaksi perlahan mulai kembali tenang. Setelah berbagai laporan selesai disampaikan, sebagian besar petinggi mulai membahas urusan masing-masing.

Sementara itu — Leo masih duduk di kursinya. Tatapannya mengarah ke luar aula. Ke arah dua Zodiac yang masih berada di sekitar istana. Taurus. Dan Capricorn.

Beberapa saat sebelumnya ia masih memikirkan satu hal. Alasan mengapa Capricorn datang ke Ursa Major tanpa perintah. Setelah memikirkannya lebih lama — Leo memutuskan tidak mempermasalahkannya. Karena perang telah berakhir. Dan tidak ada lagi alasan bagi Capricorn untuk tetap berada di sini.

"Capricorn," panggil Leo.

Suara itu tidak keras. Namun cukup untuk terdengar oleh Zodiac tersebut.

Di luar istana. Capricorn menoleh. Tatapannya langsung tertuju pada aula rapat.

Leo kemudian berbicara. "Kembalilah ke tempatmu. Ke Konstelasi Capricorn."

Capricorn terdiam beberapa saat. Lalu mengangguk. "Baik," jawabnya singkat.

Tidak ada alasan baginya untuk tetap tinggal. Ia datang karena pilihannya sendiri. Dan kini perang telah selesai. Tidak ada lagi yang menarik perhatiannya.

Tanpa banyak bicara. Capricorn memutar trisulanya. Energi emas mulai mengelilingi tubuhnya.

*WHOOMMMM!! *

Ruang di sekitarnya terdistorsi. Dalam sekejap. Tubuh Zodiac itu menghilang dari hadapan semua orang. Pergi menuju wilayahnya sendiri. Konstelasi Capricorn.

Beberapa petinggi yang melihatnya hanya menggeleng pelan. Bagi mereka. Kemampuan para Zodiac untuk berpindah tempat dalam sekejap tetap terasa tidak masuk akal.

---

Sementara itu —

Virgo masih berdiri di depan Leo. Gadis Zodiac itu tampak sedang memikirkan sesuatu.

"Ada hal lain?" tanya Leo.

Virgo langsung mengangguk. "Aku juga akan pergi," katanya.

Leo tidak terlihat terkejut. "Pergi ke mana?"

Wajah Virgo langsung sedikit cerah. "Nebula Gum 12," jawabnya.

Beberapa petinggi langsung saling berpandangan. Mereka mengenal nama itu. Salah satu nebula terbesar di wilayah luar galaksi. Tempat yang terkenal karena pemandangannya yang indah. Dipenuhi awan kosmik berwarna-warni dan gugusan bintang muda.

"Kenapa ke sana?" tanya Leo.

Virgo tersenyum kecil. Lalu menunjuk ke arah Taurus yang masih berada di luar. "Aku sudah berjanji."

Leo langsung memahami maksudnya.

Virgo menggaruk pipinya pelan. Sedikit malu. "Di Ursa Major — Taurus ingin ikut perang." Beberapa petinggi langsung mengangguk. Mereka bahkan bisa membayangkan bencana yang akan terjadi jika Taurus benar-benar turun tangan.

"Tapi aku menghentikannya," lanjut Virgo. "Dan aku bilang kalau kami akan pergi melihat Nebula Gum 12 bersama."

Beberapa detik suasana menjadi hening. Kemudian salah satu petinggi tertawa kecil. Ternyata alasan Taurus tidak ikut perang besar yang hampir menghancurkan konstelasi adalah karena sebuah janji sederhana.

Virgo sendiri tampak bangga. "Jadi sekarang aku harus menepati janji itu," katanya.

Leo hanya bisa menghela napas. Entah mengapa. Jawaban itu terasa sangat sesuai dengan kepribadian Virgo. Di sisi lain. Ia juga merasa sedikit lega. Selama Virgo bersama Taurus — kemungkinan Zodiac itu mengamuk akan jauh lebih kecil.

"Itu tidak masalah," ucap Leo.

Mata Virgo langsung berbinar. "Benarkah?"

Leo mengangguk. "Aku mempercayaimu."

Senyum Virgo semakin lebar.

---

Sebelum gadis itu pergi —

Leo kembali berbicara. "Meski begitu —"

Virgo berhenti.

Leo menatapnya dengan serius. "Tetap berhati-hatilah." Ekspresi Virgo ikut berubah. "Nebula Gum 12 bukan tempat biasa," lanjut Leo. "Galaksi ini terlalu luas. Ada banyak hal yang bahkan belum diketahui oleh Zodiac. Dan mungkin saja ada makhluk kuat yang tinggal di sana."

Virgo mendengarkan dengan saksama. Meski dirinya sering terlihat ceria dan santai — ia tahu Leo tidak pernah berbicara sembarangan. Jika Leo sampai mengingatkannya secara khusus. Maka kemungkinan memang ada sesuatu yang perlu diwaspadai.

"Aku mengerti," jawab Virgo. "Tapi jangan khawatir." Ia kembali tersenyum. "Aku akan bersama Taurus."

---

Di luar istana. Taurus menoleh saat mendengar namanya disebut.

Virgo langsung melambaikan tangan ke arahnya. "Taurus! Kita jadi pergi!" teriak Virgo dengan semangat.

Taurus terdiam sesaat. Lalu mengangguk pelan. Meski ekspresinya tidak berubah. Virgo tahu Zodiac itu senang mendengarnya.

---

Beberapa saat kemudian. Virgo membungkuk hormat kepada Leo. "Sampai jumpa."

Leo mengangguk. "Hati-hati."

*WHOOMMMM!! *

Cahaya lembut menyelimuti tubuh Virgo. Sesaat kemudian. Gadis itu menghilang. Muncul kembali di dekat Taurus. Dan tidak lama setelah itu — dua Zodiac tersebut mulai meninggalkan Urco Tastarius. Menuju tujuan baru mereka.

Nebula Gum 12. Sebuah lautan awan kosmik yang indah.

More Chapters